Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Open-Ended


Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
Pada Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Open-Ended

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas V SDN Inpres Lembang. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kreatifitas anak sekolah dasar

dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan Open-ended. Kenyataan dilapangan bahwa yang menunjukan bahwa rendahnya kemampuan berpikir kreatif, hal ini di sebabkan karena pembelajaran belum mengarah pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik, peserta didik masih menjadi penerima yang pasif sedangkan guru menjadi pusat informasi, peserta didik hanya melakukan sesuatu berdasarkan petunjuk guru, sementara kreatifitas peserta didik di abaikan dari pembelajaran di sekolah. Baca selanjutnya…

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA TENTANG BENDA DAN SIFATNYA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI

DALAM PEMBELAJARAN IPA TENTANG BENDA DAN SIFATNYA

UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA

  (Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas V SDN Gudangkahuripan 1 Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Tahun Ajaran 2007-2008)

ABSTRAK

 Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil kajian dan pengamatan langsung di kelas V SDN Gudangkahuripan I  yang menunjukkan bahwa pembelajaran IPA pada umumnya disajikan secara verbal melalui kegiatan ceramah. Baca selanjutnya…

Pengelolahan Peserta didik


Guru dapat mengatur Peserta didik berdasarkan situasi yang ada ketika proses belajar mengajar berlangsung, ada beberapa lima pengelompokan siswa, di antaranya:

  1. Task planning groups, Baca selanjutnya…
Kategori:TEORY BELAJAR

RPP PKN KLS V (contoh)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

 

SD/MI                                         : ____________

Mata Pelajaran                        : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/semester                        : V/I

Hari/tanggal                            :

Alokasi Waktu                       : 2 x 35 menit (1x Pertemuan)

Standar Kompetensi             : 2. Memahami peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan  daerah

Kompetensi Dasar                : 2.2 Menjelaskan pengertian dan pentingnya peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah
Baca selanjutnya…

Kategori:Pkn

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KLS V/I


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

SD/MI : SDN ISOLA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : V/ I
Hari/Tanggal :  November 2011
Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit

STANDAR KOMPETENSI :
2. Mengunakan pengukuran waktu, jarak, dan kecepatan dalam pemecahan masalah Baca selanjutnya…

Kategori:Matematika

Seberapa Banyak Kita Pakai Otak?


Dasar, punya otak cuma 1 ons! Omelan semacam itu kadang dilontarkan seseorang yang kesal menghadapi kebodohan orang lain. Padahal, menurut hasil penelitian yang dilakukan di Virginia Commonwealth University; seperti dikutip jurnal Intelligence, ukuran otak tidak ada kaitannya dengan kecerdasan. Dan mungkin tak ada orang yang benar-benar memiliki otak 1 ons. Ukuran otak manusia normalnya ada di kisaran 1,15 – 1,42 kg, kira-kira sebesar buah jeruk (grapefruit).

Otak yang besar umumnya dimiliki orang-orang di daerah Antartika karena diperlukan untuk mendukung fungsi penglihatan. Maklum, di bumi belahan ujung utara sana hanya sedikit mendapat kunjungan matahari, sehingga cuaca cenderung redup. Itu sebabnya mereka perlu daya penglihatan lebih ketimbang kita yang ada di khatulistiwa, supaya bisa memandang sekeliling.

Baca selanjutnya…

Kategori:LOVE STORY

Teori Kecerdasan Dikembangkan


SRAGEN, KOMPAS – Para peneliti Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran terus mengembangkan teori pembuktian kecerdasan manusia purba Homo erectus Soloensis. Teori itu tidak bertumpu pada penambahan volume otak, melainkan pada keterampilan manusia purba beradaptasi dan menciptakan teknologi.

Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS) Harry Widianto, Selasa (14/6) di Sragen, Jawa Tengah, mengatakan, dahulu pembuktian kecerdasan manusia purba terletak pada penambahan volume otak. Misalnya, Pithecanthropus memiliki volume otak 750-1.000 cc dan Homo erectus 1.000-1.200 cc. ”Namun tidak cukup itu saja. Kecerdasan manusia purba dapat dibuktikan dari cara membuat alat dan memilih materi alat,” ujarnya.

Baca selanjutnya…

Kategori:LOVE STORY